Visi dan Misi
Program Studi Kesehatan Masyarakat

VISI

“Menjadi Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat yang unggul dan berstandar internasional

berbasis Benua Maritim Indonesia tahun 2029”

MISI

  1. Menyelenggarakan Pendidikan Sarjana Kesehatan Masyarakat yang inovatif dan berkualitas untuk menghasilkan insan cendekia yang berintegritas, beretika, dan berdaya saing global.
  2. Menghasilkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat sarjana pada bidang kesehatan masyarakat yang unggul dan inovatif serta bermaslahat bagi masyarakat luas.dan
  3. Menyelenggarakan tata kelola program studi yang berbasis digital dan berkelanjutan.

TUJUAN

  1. Meningkatkan penyelenggaraan pendidikan sarjana kesehatan masyarakat dan proses pembelajaran yang berkualitas dan inovatif.
  2. Meningkatkan kualitas penyelenggaraan penelitian dan pengabdian masyarakat di tingkat sarjana pada bidang kesehatan masyarakat.dan
  3. Mewujudkan tata Kelola program studi berbasis digital yang efektif, efisien, berkelanjutan dan adaptif untuk mendukung terselenggaranya Tri Dharma Perguruan Tinggi.

SASARAN STRATEGIS PROGRAM STUDI S1 KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNHAS 2025-2029

  1. Meningkatnya mutu kurikulum dan pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan Merdeka Belajar Kampus Berdampak (MBKB).
  2. Meningkatnya kualitas proses pembelajaran yang inovatif, kolaboratif, dan berbasis praktik lapangan serta teknologi digital.
  3. Meningkatnya daya saing lulusan Program Studi (S1) Kesehatan Masyarakat di tingkat nasional dan internasional.
  4. Meningkatnya keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berbasis isu strategis kesehatan masyarakat, khususnya wilayah pesisir dan kepulauan.
  5. Meningkatnya kualitas dan kuantitas luaran penelitian dan pengabdian mahasiswa dalam bentuk publikasi ilmiah, produk inovasi, atau model intervensi kesehatan masyarakat.
  6. Meningkatnya kontribusi penelitian dan pengabdian program studi terhadap kebutuhan masyarakat dan pembangunan kesehatan berkelanjutan.
  7. Terwujudnya sistem tata kelola program studi yang transparan, akuntabel, dan berbasis sistem penjaminan mutu internal.
  8. Meningkatnya kualitas layanan akademik dan non-akademik berbasi digital bagi mahasiswa, dosen dan pemangku kepentingan.
  9. Meningkatnya efektivitas pengelolaan sumber daya program studi dalam mendukung pencapaian kinerja tridharma.